PLN TRANSMISI DAN GARDU INDUK LAHAT

"electricity for a better life"

Minggu, 23 Maret 2008

Uuu Mati Lammpuuu !!!!!????

mungkin anda amat merasa terganggu jika mati lampu? anda tak dapat menonton film favorite ada? (gk papa baca buku aja pake lilin He..he...he). atau besok ada ujian. duh......repot juga ya......??????


Tak dapat di pungkiri ketika mati lampu wajah semua orang akan beragam. dari pak polisi, pak ustad, pak dokter, ibu-ibu, anak-anak, bapak-bapak,muda-mudi (seneng bgt....!!!!) mahasiswa (bakal demo nech...?) maling de el el.... itu semua sudah dapat di perkirakan. bahkan tak jarang akan keluar kata-kata mutiara yang gak enak di dengar. (terutama kepada PLN)

Namun sebenarnya hal itu karena memang bahwa listrik sudah menjadi sebuah kebutuhan primer bagi masyarakat. jika listrik mati otomatis sebagian besar kegiatan akan terhenti. tapi tentunya harus tau dulu permasalahannya. toh PLN yang sering di hujat juga gak ada yang mau jika listrik yang di produksi penyalurannya mati (RUGI DEH......)


penyebab matinya listrik di rumah itu biasanya di sebabkan oleh dua hal yaitu;
  1. mati tanpa perencanaan
  2. mati karena direncanakan
matinya listrik tanpa perencanaan biasanya disebabkan oleh gangguan yang terjadi pada peralatan atau pun jaringan trasnmisi da distribusi listrik. namun pada umumnya pada jaringan distribusi (jaringan 20.000 vot). yaitu akibat adanya gangguan pada jaringan yang sering anda lihat di pinggiran jalan (tiang listrik yang biasa di sebut. itu bisa terjadi akibat bekerjanya RELE atau sensor pendeteksi gangguan pada jaringan distribusi tersebut. biasanya yang sering bekerja yaitu RELE OCN (overcurent netral) atau RELE OCR (over current).

penyebabnya bisa saja karena pohon-pohon yang ada si sekitar jaringan atau kabel putus dan juga jika ada yang kesetrum. HIIIIII........ kondisi tersebut akan menimbulkan arus gangguan yang besar yang akan mengirimkan sinyal ke Current Trafo (CT) pada gardu induk. dan akan memerintahkan pada RELE untuk bekerja mentripkan PMT (sejenis sakelar dengan perdam busur api) sebagai pintu keluarnya arus dari gardu induk k jaringan. PMT itu akan bekerja dalam waktu yang sangat singkat (hitungan milisecond) hal ini di maksud agar arus gangguan itu tidak merambat ke peralatan yang ada di gardu induk. karena jika arus gangguan itu sampai ke peralatan lain di gardu induk maka akan dikhawatirkan merusak peralatan yang lain. nah pada kondisi ini akan ada kemungkinan gangguan yang bersifat sementara (temporary) ataupun permanent.

jika gangguannya sementara, maka lampu hanya akan mati hanya sebentar dimana operator yang bekerja di gardu induk akan memposisikan PMT pada posisi close kembali.(bahkan ada beberapa gardu induk yang telah memiliki autorecloser yang dapat meng-close-kan PMT setelah arus gangguan hilang). namun jika permanent and harus cukup bersabar untuk menunggu beberapa menit bahkan beberapa jam. tak jarang beberapa hari. ini berarti gangguannya amat besar misalnya ada pohon roboh, jaringan putus dll.

nah tandanya apa sich yang membedakan gangguan permanent dengan gangguan sementara?

jika anda sedang nonton televisi tiba-tiba listrik mati kemudian hidup kembali. itu tandanya gangguan sementara. namun jika listrik yang mati hidup kemudian mati lagi, itu mengindikasikan bahwa gangguan permanent yang mentripkan PMT untuk kedua kalinya.

tak jauh berbeda juga dengan jaringan transmisi (70.000 volt-500.000 volt). namun jika jaringan teransmisi yang terkena gangguan. maka cakupan efeknya bisa sampai matinya listrik Se-kabupaten atau Se-provinsi bahkan Se-pulau. dan umumnya permanent/ bisa memakan waktu yang lama.

untuk gangguan yang di rencanakan. biasanya itu atas kordinasi dengan UPB atau unit pengatur beban. hal ini terjadi karena ketidak seimbangnya antar kebutuhan listrik oleh masyarakat terhadap listrik yang dihasilkan oleh pembangkit. sehingga untuk menjaga keberlangsungan kualitas pasokan listrik perlu adanya pemadaman secara bergilir. sehingga dibuatlah schedule pemadaman listrik. selain itu pemadaman yang direncanakan bisa terjadi jika adanya pemeliharaan atau perbaikan peralatan pada penyaluran tenaga listrik.

nah untuk itu PLN amat mengharapkan pada masyarakat untuk selalu menghemat listrik terutama saat baban puncak yang berlangsung dari pukul "17.00-22.00". karena pada saat itu pemakaian listrik mencapai puncaknya dimana banyak rumah tangga yang menghidupkan peralatan elektronik (lampu,televisi,radio,charger batery HP, dll). kenapa harus hemat? karena dengan menghemat penggunaan listrik anda telah berbagi listrik dengan pengguna yang lainnya. sehingga tidak perlu adanya pemadaman bergilir.

oke....yakinlah bahwa PLN adalah milik kita bersama dan akan selalu menjaga keberlangsungan listrik di nusantara tercinta.

by: jackelect









awas nyentrum


blog ini khusus untuk electrikmania